August 8, 2012

SuckSeed (2011)


Akhirnya kesampaian juga ngereview film ini, sebenarnya saya sudah lama nonton film ini dan sudah lama juga saya ingin buat review tentang film ini. Tapi baru kesampaian sekarang bikinnya. By the way film ini adalah film Thailand pertama yang saya tonton. Film inilah yang mengubah ekspektasi saya terhadap film Thailand. Saya kira film-film Thailand itu sama aja busuknya kaya film-film di Indonesia, eh ternyata enggak. Mulai saat itulah akhirnya saya kecanduan film Thailand.

Anyway, film yang bergenre romantic-comedy ini adalah sebuah film tentang anak-anak SMA klise yang dibalut dengan komedi dan romantisme. Ped (Jirayu La-ongmanee), Koong (Pachara Chirathivat) dan Ex (Thawat Pornrattanaprasert) tiga anak pecundang SMA yang ingin populer, dikenal dan punya gengsi. Akhirnya suatu hari mereka memutuskan untuk membuat sebuah band, sayangnya, dengan skill yang pas-pasan, mereka bukannya jadi keren tapi malah menjadi bahan hinaan. Mereka pun memutuskan untuk mengajak Ern (Nattasha Nauljam) untuk bergabung dengan band mereka, Ern adalah wanita yang disukai Ped sejak kecil, yang juga sekaligus teman masa kecil Ped dan Koong, dia hebat sekali bermain gitar. Tapi ternyata mereka berdua menyukai wanita yang sama, yaitu Ern, konfilk pun tidak terelakan sampai akhirnya membuat band mereka bubar. Bagaimana kelanjutan ceritanya, silahkan tonton sendiri filmnya.

Jalan ceritanya yang sederhana, ringan namun sangat menghibur, sehingga mudah dinikmati untuk semua umur dan kalangan. Untung saja film ini digarap oleh sutradara yang tepat, yaitu Chayanop Boonprakob. Bagaimana dia bisa menggabungkan komedi, drama-romantis dan unsur musikal secara pas, tanpa harus merasakan bosan dan kelelahan dalam durasi 2 jam lebihnya. Selain faktor tangan dingin sang sutradaranya, film ini juga dibalut dengan jajaran cast yang tampil sangat menawan, hubungan emosional dan chemistry yang dijalin antar karakter yang digarap dengan rapi, padahal bisa dibilang mereka terbilang baru didunia perfilman Thailand (kecuali Jirayu).

Pas awal-awal nonton sebenarnya saya tidak yakin film ini akan memikat hati saya, eh ternyata, saya langsung jatuh hati pada film ini, sampai saya putar berulang-ulang. Terlebih lagi karakter Ern yang diperankan Nattasha Nauljam yang mampu mencuri perhatian saya sejak awal, dengan parasnya yang cantik. Beberapa scene di film ini pun digarap dengan kreatif, seperti pada saat perasaan para karakter yang diwakili dengan band-band Thailand yang ikutan nongol dan bernyanyi di tengah-tengah adegan, serta sedikit selipan scene adegan komikalnya yang keren. Lagu-lagu di film ini juga bagus-bagus, sangat mendukung dan menambah esensi serta kenikmatan dalam menonton alur ceritanya. Lagu yang menjadi favorit saya sampai menulis review ini adalah Big Ass - Toom Yoo Nai Jai.



Bicara tentang komedinya, saya rasa SuckSeed berhasil dalam hal itu. Pada paruh pertamanya, film ini berhasil membangun gelak tawa, mulai dari tersenyum sampai tertawa terpingkal-pingkal. Berbagai macam kelucuan masa SMA, perpaduan antara konyol sekaligus lebay. Humor-humor yang cerdas yang gampang dicerna. Namun pada paruh kedua, lambat laun kelucuannya mulai sedikit berkurang, bergantian dengan unsur drama-romantisnya. Kita akan dipaksa menunggu melihat Ped untuk mengutarakan perasaannya kepada Ern, serta konflik-konflik yang melibatkan teman-temannya. Endingnya pun bagus, cukup adil, campuran antara kebahagian, kesedihan dan dengan sebuah momen kocak.

Hal paling menyenangkan dari menonton film memang adalah saat kita menaruh ekspektasi yang rendah dan pada akhirnya film yang kita tonton ternyata jauh diatas ekspektasi. Mungkin karena saya sudah terlanjur suka dengan filmnya, jadi saya susah untuk mencari kelemahan dari film ini. Tapi satu hal yang perlu diperhatikan, yaitu durasinya yang bisa dibilang memakan waktu alias panjang, yaitu 2 jam lebih, mungkin bagi sebagian orang akan cepat bosan, tapi untungnya saya tidak merasakan itu, saya begitu menikmati film ini. Lalu sebagai orang yang baru pertama kali menonton film Thailand, tentunya bahasa dan dialek di film ini terdengar aneh bagi saya. Terlepas dari itu semua, film ini juga menjadi salah satu obat bagi saya, jika saya sedang kangen dengan masa SMA.

Pada akhirnya film ini pun sukses menjadi film yang sangat menghibur dan menyenangkan. Salah satu film favorit saya sampai saat ini. Film ini sangat di rekomendasikan untuk anda yang sudah mulai bosan melihat akting orang-orang bule, dan juga bagi kalian yang ingin bernostalgia mengingat kembali masa-masa indah SMA dulu, pahit-manisnya masa SMA, kenakalan, jatuh cinta, perjalanan mencari sebuah kedewasaan pada masa itu dengan bumbu komedi terhampar baik di sepanjang 130 menit.

8/10


5 comments:

  1. keren dan unik bgt .....
    makasih atas info2 x mas karim ..
    sng saya baca bloq anda

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih juga atas kunjungannya

      Delete
  2. wah sama kaya bro Haji Abdul Karim, gw juga suka ama film thai pas pertama nonton SuckSeed
    nice review bro!

    ReplyDelete
  3. Bro tau nggak film yang dimainin Natt selain SuckSeed?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepertinya tidak ada
      Tapi kalau tidak salah, Natt pernah main film pendek dan sinetron

      Delete