November 15, 2012

Grave Torture (2012)


Anda tahu dengan film Janji Joni, Kala, Pintu Terakhir, dan Modus Anomali. Dan anda tahu siapa dalang dibalik semua itu, ya, si sutradara berbakat Joko Anwar. Sekarang dia kembali membuat ulah dengan film barunya, lebih tepatnya sebuah film pendek horror. Film pendek itu berjudul Grave Torture.

Grave Torture a.k.a. Siksa Kubur berkisah tentang seorang anak kecil yang masuk ke peti mati ayahnya karena rindu. Lalu secara tidak sengaja dia terkubur hidup-hidup bersama dengan jasad ayahnya. Ayahnya adalah seorang pembunuh berantai semasa hidupnya. Didalam peti mati itu dia melihat ayahnya disiksa atas kejahatan yang dilakukannya selama ini.

Grave Torture sendiri sebenarnya adalah salah satu dari proyek anthology horror Silent Terror yang dibuat untuk menyambut Halloween. Akan ada 4 sutradara berbakat dari Asia yang akan membuat 4 film pendek untuk proyek Silent Terror ini. Mereka adalah Woo Ming-Jin (Malaysia) The Double, Noburu Iguchi (Jepang) Bad Butt, Erik Matti (Filipina) Vesuvius, dan Joko Anwar (Indonesia) Grave Torture. Dan saya sudah menonton keempat film pendek itu, harus saya akui Grave Torture memang lebih menyeramkan dibanding tiga film lainnya. Silent Terror yang diproduseri Justin Lin ini nantinya akan dirilis di channel Youtube YOMYOMF pada bulan Oktober setiap minggu pada hari Jumat tahun ini.

Tegang? Ya, setidaknya itu yang saya rasakan dalam durasi 9 menit 21 detik film ini. Memang tidak ada dialog di film pendek ini, tapi Joko Anwar sukses membuat bulu kuduk saya merinding tidak karuan lewat jeritan-jeritan siksaan yang tampak meyakinkan lalu sound effect yang apik menambah rasa ketegangan dalam menontonnya, akting si anak dan si mayat juga bagus. Sayangnya, orang yang tidak tahu tentang kepercayaan dan arti dari siksa kubur atau dengan kata lain orang non muslim mungkin akan sedikit kebingungan memahami cerita dan merasakan sensasi tegangnya.

Secara keseluruhan Grave Torture adalah sebuah film pendek dengan segala kultur agamisnya yang sukses membuat saya merinding  tegang terdiam seribu bahasa. Happy Halloween!

8/10

No comments:

Post a Comment