Pages

December 28, 2012

ParaNorman (2012)

Laika, sebuah rumah produksi yang pada tahun 2009 lalu merilis film pertama mereka berjudul Coraline yang disutradarai Henry Sellick, sebuah horror animasi yang berhasil masuk menjadi salah satu nominasi The Best Animated Feature diajang The 81st Annual Academy Awards. Dan kini tahun 2012 mereka kembali merilis film keduanya yang masih tetap dijalur sama yaitu animasi horror, ParaNorman.

ParaNorman mengisahkan tentang Norman seorang anak kecil yang bisa melihat dan berkomunikasi dengan hantu. Selain itu dia juga mempunyai beberapa perilaku aneh yang berkaitan dengan hantu seperti gemar menonton film horror, suka memajang poster menyeramkan dan barang-barang lainnya mengenai hantu. Sikapnya itupun lantas membuat orang disekitarnya mulai dari teman-temannya bahkan sampai keluarganya mencap dia sebagai anak yang aneh. Sampai pada suatu hari Norman diberi tugas oleh pamannya untuk menghentikan kutukan penyihir yang telah melegenda di kotanya.

Film yang disutradarai duet Sam Fell dan Chris Butler ini dibalut dengan visualsasi yang sangat cantik dan jalan ceritanya yang menarik, bagaimana duo sutradara ini yang berhasil membuat ceritanya begitu nyaman untuk diikuti setiap detiknya apalagi ditambah dengan komedi-komedinya yang beberapa dapat memancing gelak tawa saya dan mengangkat isu tentang bully. Karakter-karakter di film ini juga sangat memorable bagi saya dengan segala kekhasan karakternya masing-masing, Selain itu ParaNorman juga memiliki pesan moralnya yang mengena, seorang from nothing to something yang pada awalnya di pandang sebelah mata namun pada akhirnya menjadi seperti pahlawan.

Seperti yang saya bilang diatas tadi yaitu karakter-karakter di ParaNorman begitu memorable. Dan itu tidak lepas dari para pengisi suara yang mengisinya, semua pemilihan voicer-nya sangat cocok dan tepat. Mereka berhasil menghidupkan setiap karakternya. Suara Norman diisi Kodi Smit-McPhee sangat cocok sekali. Neil, teman satu sekolah Norman yang satu-satunya mempercayainya disuarakan Tucker Albrizzi. Alvin, seorang teman Norman yang selalu mem-bully dia disuarakan Christopher Mintz-Plasse. Courtney, kakak perempuannya yang pada awalnya selalu membencinya disuarakan Anna Kendrick. Dan sederetan karakter lainnya yang juga diisi oleh pengisi suaranya yang bagus

ParaNorman memang film animasi yang mengambil pendekatan pada genre horror, tapi film ini tidaklah seseram yang kita bayangkan. Sosok horror di film ini hanyalah sebatas sekolompok zombie saja. Mungkin bagi orang dewasa ini bukanlah sesuatu yang sangat menyeramkan, tapi karena ini adalah film animasi dan mungkin target utamanya adalah anak kecil, sosok zombie dalam bentuk animasi pun sudah menyeramkan bagi mereka. Selain itu nuansa horror yang didapatkan juga bisa dari hal yang berbau horror seperti kematian, kutukan, ritual dan penyihir serta tentunya tidak lepas dari racikan scoring music-nya yang menambah atmosfer horrornya semakin terasa.

Secara keseluruhan, ParaNorman memang bukan film animasi terbaik tahun ini. Tapi kalau untuk di genrenya sendiri yaitu animasi horror, ini yang terbaik. Sebuah film anmasi horror yang penuh dengan pesan moralnya yang kuat, jangan memandang dan men-judge orang dengan sebelah mata dan hanya melihat dari sisi luarnya saja secara negatif, sebenarnya jauh di lubuk hatinya yang paling dalam tersimpan sebuah nurani kebaikan yang putih (ngomong apaan sih, dalem banget bahasanya). And the last, you don’t become a hero by being normal.

7.5/10


No comments:

Post a Comment