November 1, 2013

Before Midnight (2013)

This Manusia Unta’s Before Midnight review may contain spoilers!

Setelah Before Sunrise (1995), Jesse (Ethan Hawke) dan Celine (Julie Delpy) bertemu di kereta api menuju Vienna, tumbuh rasa cinta diantara mereka di kota tersebut. Sembilan tahun kemudian di Before Sunset (2004), mereka bertemu kembali di Paris dan telah menggapai cita-cita masing-masing, dengan pola berpikir yang lebih dewasa. Dan sekarang juga setelah 9 tahun kemudian, di Before Midnight….

Before Midnight mengisahkan tentang Jesse yang telah bercerai dari istri terdahulunya dan menghasilkan seorang putera; Hank (Seamus Davey-Fitzpatrick). Kini dia hidup bersama Celine dan berlibur ke Yunani bersama dengan dua puteri kembar lucu mereka; Ella (Jennifer Prior) dan Nina (Charlotte Prior), karena Jesse yang seorang penulis buku diundang untuk liburan musim panas. Seperti biasa, menghabiskan waktu bersama dengan melakukan perbincangan dan sambil berjalan-jalan di Peloponnese, Yunani.

Ya, mungkin ini adalah salah satu trilogi paling melelahkan untuk diikuti, butuh 18 tahun untuk dapat melihat trilogi ini. Yang mana jarak antar filmnya adalah sembilan tahun. Bagi yang sudah menonton dua film sebelumnya, pasti sudah hafal betul bagaimana film ini bentuknya. Kita hanya akan lebih banyak melihat muka Jesse dan Celine disini. Dengan premis yang cukup sederhana, bahkan cenderung monoton. Naskah ceritanya ditulis oleh sang sutradara Richard Linklater bersama Ethan Hawke dan Julie Delpy sendiri. Seperti dua pendahulunya membawa racikan formula yang sama, kekuatan utama dari Before Midnight adalah perbincangan antara dua sejoli tersebut, dengan level kualitas dialog yang super cerdas.

Pada awalnya saling ‘jual beli’ percakapan ringan, obrolan ringan. Dan obrolan mereka itu memuncak ketika di hotel, Jesse dan Celine berdebat mengenai pernikahan mereka, perdebatan yang bisa dibilang begitu emosional. Dan kita sebagai penonton tidak akan bisa memihak dan mengatakan siapa yang salah-siapa yang benar antara Jesse dan Celine mengenai perdebatan itu. Ya, selama 18 tahun sebuah hubungan tentu ada yang namanya hitam putih dan pahit manisnya cinta. Jika di Before Sunrise hubungan mereka masih mengusung semangat kawula muda, perbincangan layaknya sepasang remaja yang tengah kasmaran. Lalu di Before Sunset, mulai beranjak dari level remaja menuju dewasa. Dan di Before Midnight lebih kompleks, mereka dihadapkan pada sebuah realita cinta yang sebenarnya.

Faktor yang membantu membuat setiap dialognya terlihat bagus adalah tentu saja dari kedua pemain utamanya, Ethan Hawke dan Julie Delpy. Empat jempol untuk mereka berdua – terkhusus untuk Delpy yang disini doi tampil ‘ekstrim’ – disini tampil dengan kualitas chemistry yang jelas begitu luar biasa. Semoga Oscar melirik mereka berdua. Delapan belas tahun berakting bersama seakan-akan mereka benar-benar sebagai pasangan di realiti, tentu kita berharap mereka benar-benar menjalin hubungan layaknya sepasang kekasih di luar film. Dari setiap adegan dan dialog yang mereka lontarkan terasa sangat natural dan menyakinkan. Percakapan yang mengalir seperti lazimnya percakapan sehari-hari. Dan semakin tampak believable ketika film ini diisi banyak momen-momen yang di shot panjang.

Secara keseluruhan Before Midnight adalah sebuah film drama-romantis yang sangat bagus. Well, jika benar ini adalah seri penutup dari Before Trilogy, maka ini salah satu trilogi terbaik yang pernah saya tonton. Karena sulit untuk menemukan trilogi yang tampil konsisten sama bagusnya. Namun jika tidak, dan harus menunggu 9 tahun kedepan, maka dengan senang hati saya akan menunggunya. Sekali lagi, Before Midnight adalah film romansa yang luar biasa, membawa kembali pakemnya; dialog brilian, akting super ciamik dan long-take indahnya. Salah satu film romansa terbaik dekade ini! And definitely one of the best movie this year!

9/10



3 comments:

  1. kunjungan pertama....izin nyimak ya

    http://jagadkawula.blogspot.com/

    ReplyDelete
  2. Jiah, gak ngasih 10 atau 9,5 gitu? wkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ah 9 aja udah cukup gede bagi gw, udah bagus banget itu :)

      Delete