January 26, 2014

Lone Survivor (2013)

“You die for you country, I’m going live for mine.” – Axe

Lone Survivor mengisahkan tentang  sebuah misi bernama Operation Red Wings yang dipimpin oleh Letnan Michael Murphy (Taylor Kitsch) dengan membawa prajurit; Marcus Luttrell (Mark Wahlberg), Danny Dietz (Emile Hirsch) dan Matthew Axelson (Eric Bana). Operation Red Wings adalah sebuah misi penagkapan Ahmad Shah, dia adalah pimpinan kelompok Taliban yang sadis dan telah membunuh banyak jiwa. Berhasilkah mereka?

Disutraadarai oleh Peter Berg (The Kingdom, Hancock, Battleship) juga sekaligus bergerak sebagai penulis screenplay-nya mengadaptasi dari buku berjudul sama karangan Marcus Luttrell berdasarkan kisah nyatanya mengenai kegagalan Navy SEAL pada Operation Red Wings tahun 2005. Well, setelah Battleship yang luar biasa dicaci kritikus luar sana, Berg sepertinya sadar apa kesalahannya. Sekarang lewat Lone Survivor dia akan membawa kita ke medan perang. Jika membaca judulnya tentu kita sudah mengetahui arah ceritanya bagaimana, apalagi ini diperjelas pada adegan pembukanya yang menampilkan Mark Wahlberg yang sedang kritis. Dibuka dengan rekaman-rekaman asli latihan super keras militer Amerika. Setelah itu memberukan ruang untuk kita mengenal terlebih dahulu kwartet prajurit pemberani itu. Lalu tanpa basa-basi kita langsung dibawa keatas bukit antah berantah di Afghanistan. Kita akan melihat bagaimana taktik militer hingga sampai ke bagian action-nya yakni baku tembak jual beli peluru dalam dosis tinggi dan ledakan bom dalam skala besar. Koregrafi action-nya begitu meyakinkan, intens dan menegangkan.

Setelah satu setengah jamya dihabiskan oleh keempat prajurit itu. Setengah jam sisanya kita hanya akan lebih banyak melihat Wahlberg di tengah panasnya terik matahari Afghanistan berjuang sendirian. Dan seperti film sejenis Lone Survivor juga punya sentuhan mengenai persahabatan mengenai pengorbanan, rasa rindu terhadap keluarga tercinta, dan tentu saja joke-joke khas militernya. Dari segi teknis, yang paling menonjol tentu sound editing dan mixing-nya yang mana mendapat perhatian lebih di Oscar tahun ini masuk nominasi untuk masing-masing kategori. Menggabungkan suara-suara seperti ledakan, tembakan, dialog dan suara lain dalam satu frame yang sama dengan sangat baik. Selain itu  aspek lain macam; sinematografi arahan Tobias Schlessler, scoring music kolaborasi band rock Explosion in the Sky dan komposer Steve Jablonsky, hingga spesial efek dan makeup, semuanya juga hadir sama bagusnya. Divisi akting, Mark Wahlberg sebagai pemeran utamnya di-support Taylor Kitsch, Emile Hirch, dan Ben Foster dengan chemistry mereka yang kuat dan solid. Ada juga nama lain; Eric Bana dan Alexander Ludwig yang turut menghiasi credit Lone Survivor.

Secara keseluruhan Lone Survivor adalah sebuah war movie yang memuaskan. Peter Berg sukses move on setelah keterpurukan filmnya di 2012, bangkit lewat film perang yang merekonstruksi ulang peristiwa kelam sekaligus heroik para prajurit Amerika di Afghanistan dengan baik. Ditunjang oleh seperangkat crew hebat dan kwartet prajuritnya yang bermain solid dalam durasi 120 menitnya. Well, dengan tidak adanya saingan dari war movie lain, Lone Survivor jelas adalah war movie terbaik tahun lalu.

7.5/10


No comments:

Post a Comment